umyogyak SUN@RTI ANG DH~IR: bhs.indonesia

wellcome to the my bog

Tampilkan postingan dengan label bhs.indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bhs.indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Juni 2011


cerpen

Kumpulan Cerpen Kompas

arsip cerita pendek kompas minggu

Mar Beranak di Limas Isa


Ada sebuah hikayat yang hendak aku terakan, tentang Bi Maryam istrinya Mang Isa. Perempuan yang telah melewati usia kepala empat, tetapi masih saja rajin beranak. Baiklah, untuk menuntaskan keingintahuan yang telah bersarang, kita buka saja cerita ini.
Oya, sebelumnya kita buat kesepakatan: Untuk memudahkan aku bercerita, kita singkat saja nama Bi Maryam menjadi Bi Mar, tersebab lidahku agak sulit menyebut namanya bila kuucapkan secara panjang. Jadi ketika aku menyebutkan nama Bi Mar, kau pahamlah kalau yang kumaksud adalah Bi Maryam istrinya Mang Isa, lantaran sangat banyak Bi Mar di dusun Tanah Abang.
Baca entri selengkapnya »
Written by tukang kliping
20 Maret 2011 at 09:35
Ditulis dalam Cerpen
Ditandai dengan

Malam di Kota Merah


Malam. Malam yang dingin. Angin seperti menghunus pisau dan mengiris setiap inci kulit waktu.
Pisau berkilat di mataku. Pisau yang sesungguhnya terarah dengan tepat di antara dua kening.
Cepatlah, sebelum tangan ini lepas dari kendaliku! Teriak lelaki itu dalam getaran yang hebat. Aku tak tahu apakah ia marah atau gentar. Suara keras, namun runtuh sebagai kemurungan. Aku mengambil dompet dan kuserahkan dengan gemetar pula. Ini masalah nyawa, Bung. Satu-satunya. Bukan kematian yang kutakutkan, namun janjiku untuk menemui seseorang tengah malam ini, membuatku tak mungkin mengambil resiko untuk mencumbui ketajaman pisau dan liar kegelisahan di sepasang mata yang nampak mulai berair itu. Ia menangis. Sungguh. Tangisan apa pula yang mengalir deras dari seorang perampok.
Baca entri selengkapnya »
Written by tukang kliping
13 Maret 2011 at 22:24
Ditulis dalam Cerpen
Ditandai dengan

Laron


Sedari pagi hujan terus mericis. Hingga menjelang magrib baru liris, menjadi gerimis-gerimis tipis. Ketika langit mulai gelap, dan lampu-lampu rumah dinyalakan, hujan sudah sempurna reda. Satu dua laron mulai muncul dan berputar-putar mengitari lampu di teras rumah. Semakin lama semakin banyak. Bahkan, beberapa sudah mulai menghambur ke dalam rumah, melewati ventilasi dan celah-celah pintu jendela.
Tanpa sepengetahuan bapak, aku membuka pintu depan, sedikit, supaya laron-laron itu bisa masuk ke dalam rumah, dan bisa kuajak bermain dan berbincang-bincang. Tak kurang dari satu menit, laron-laron itu sudah memenuhi ruang tamu, dapur, dan kamar-kamar. Berputar-putar berebut cahaya. Sayap-sayap kecil mereka bertebaran di mana-mana bagai potongan-potongan kertas yang sengaja disemburatkan di pesta ulang tahun atau perayaan-perayaan.
Aku berteriak girang sambil meniupi sayap-sayap laron yang luruh ke lantai. Indah sekali. Aku membayangkan saat itu sedang hujan sayap, sayap peri. Tapi, tiba-tiba bapak muncul dari kamarnya dan berteriak-teriak. Aku mengkerut.
Baca entri selengkapnya »
Written by tukang kliping
6 Maret 2011 at 22:46
Ditulis dalam Cerpen
Ditandai dengan

Pemburu Air Mata


Buat penggemar matahari, malam selalu menakutkan. Karena hanya pada malam, semua khayalan tentang iblis dan hantu memiliki tempatnya. Malam entah kenapa selalu memecahkan rongga-rongga dada dan membuat denyut jantung lebih cepat.
Terkadang gemerisik angin terlembut pun entah kenapa tetap membuat helaan napas menjadi lebih berat. Malam adalah waktu di mana hanya boleh dimiliki oleh orang-orang yang menahbiskan dirinya pada kekuatan hati. Benar hanya orang yang berhati kuat yang akan berani menghadapi malam. Seperti para pemberani di desaku. Suatu tempat amat elok di kaki gunung Jaganmantri. Gunung yang kontur tanahnya menyerupai payudara ranum ibu yang baru melahirkan itu benar-benar sangat cantik. Ibu semesta begitu setiap kali ada orang yang bertanya tentang arti Jaganmantri.
Baca entri selengkapnya »
Written by tukang kliping
27 Februari 2011 at 23:56
Ditulis dalam Cerpen
Ditandai dengan

Salju di Leuven


(Kepada Maria Janakova)

Tidak lama waktu yang kita lalui. Tapi bukan berarti tidak banyak pula yang kita lakukan. Hanya dalam beberapa bulan kita berkenalan. Tetapi itu sudah cukup untuk membuat kita seperti teman lama yang tiba-tiba bertemu secara tak sengaja di tempat yang tak pernah direncanakan.
Aku masih ingat, kamu menjerit histeria dan memelukku ketika pertama kali tahu bahwa aku dari Indonesia. Ya, Indonesia, kamu sangat mencintai negeri itu. Entah mengapa, banyak orang yang pernah ke Indonesia, akan jatuh cinta dengan negeri itu. Dan bukan cinta sembarang cinta, tetapi cinta mati yang sangat mendalam. ”I love Indonesia so much,” katamu.
Baca entri selengkapnya »
Written by tukang kliping
20 Februari 2011 at 22:23
Ditulis dalam Cerpen
Ditandai dengan

Ketika Pohon Itu Masih Mekar


Perempuan berkebaya encim berwarna hijau itu menoleh kepadaku dari kursi anyaman plastiknya yang berkeriut rapuh. Tampak sekali bahwa kedatanganku telah mengalihkan pandangannya dari pohon cincau tua yang tumbuh di halaman lapang.
Bila kupikir-pikir, keberadaan pohon itu sendiri adalah sebuah keajaiban; suatu jenis ganjil yang tumbuh di tengah berkas-berkas pepohonan karet yang tertancap kokoh di tanah pedesaan ini. Sebuah rumah antik berdinding bilik nan apik dengan sentuhan cat putih berdiri di belakangnya. Kabel-kabel menjuntai yang merepet di sela-sela atap menjadi ornamen yang cukup kontras.
Aku memang berharap mendapati dirinya seperti ini. Rupanya, ia telah menempatkan kursinya dengan hati-hati di depan pohon cincau kesayangannya itu, kemudian duduk tafakur memandangi daun-daun hijaunya yang melambai lemah diterpa angin musim panas. Pikirannya tenggelam ke masa-masa silam; masa di mana akar-akar kuat pohon cincau merambat jauh dalam tanah, hingga menembus lantai tanah ruang tamu rumah. Aku ingat bahwa akar-akar mengganggu itu telah ditebas dan tanahnya diuruk rapat dengan semen, saat renovasi rumah lama.
Baca entri selengkapnya »
Written by tukang kliping
13 Februari 2011 at 21:05
Ditulis dalam Cerpen
Ditandai dengan

Kain Perca Ibu


Ada kebiasaan Ibu yang telah dilakukannya sejak menikah dengan Bapak. Ibu selalu menyimpan pakaian-pakaian yang memiliki arti begitu mendalam baginya.
Salah satunya adalah kebaya pengantin lengkap dengan kain batik pesisiran, rapi ia simpan di dalam koper kecil usang di bawah ranjang. Setelah ijab kabul sekitar lima puluhan tahun silam, kebaya brokat putih itu dikenakan untuk kedua kalinya ketika Mbak Ratih, kakak sulung kami, bersanding dengan lelaki pilihan hatinya di pelaminan.
Baca entri selengkapnya »
Written by tukang kliping
6 Februari 2011 at 10:21
Ditulis dalam Cerpen
Ditandai dengan

Perempuan Tua dalam Rashomon


Pemberitahuan
Setelah melakukan pengkajian dan menimbang berbagai masukan, cerpen Perempuan Tua dalam Rashomon tulisan Dadang Ari Murtono, yang dimuat Kompas Minggu (30/1), dinyatakan dicabut dan tidak pernah termuat dengan berbagai alasan.
Redaksi
Baca entri selengkapnya »
Written by tukang kliping
30 Januari 2011 at 00:03
Ditulis dalam Cerpen, Kontroversi
Ditandai dengan ,

Perempuan Tua dalam Kepala


Di dalam kepalaku hidup seorang perempuan tua pemarah yang gemar menghentak-hentakkan kaki dan berteriak-teriak. Begitu tuanya, dia menyerupai seonggok pohon kering-keriput, bungkuk, dan bengkok di sana-sini dengan sudut-sudut yang janggal. Suaranya seperti derit roda kekurangan minyak. Jika dia berteriak, aku terpaksa menutup telinga.
Dia menghuni sebuah rumah reyot dari batu tanpa jendela. Hanya ada satu pintu besi berkarat yang selalu berbunyi saat membuka dan menutup. Seluruh dinding rumah itu ditumbuhi lumut gelap yang lebat. Ulat-ulat gemuk berwarna hitam hidup dan beranak-pinak di dalamnya.
Baca entri selengkapnya »
Written by tukang kliping
23 Januari 2011 at 09:43
Ditulis dalam Cerpen
Ditandai dengan

Kak Ros


Begitu keluar dari kamar dan tak
sengaja menatap ke taman itu,
aku terpaku: Kak Ros,
perempuan hampir separo baya
itu, sedang membungkuk
menyorongkan wajahnya ke
rimbun tapak dara.
Tentu bukan sesuatu yang aneh kalau cuma menyorongkan wajah, tetapi ini, seperti kemarin kata Ben, bibir perempuan itu bergerak-gerak samar. Jadi, apakah benar, Kak Ros sedang bicara dengan daun-daun?
Baca entri selengkapnya »

Sabtu, 26 Maret 2011

tokoh penokoan

Pengertian Tokoh dan Penokohan


Tokoh ialah pelaku dalam karya sastra. Dalam karya sastra biasanya ada beberapa tokoh, namun biasanya hanya ada satu tokoh utama. Tokoh utama ialah tokoh yang sangat penting dalam mengambil peranan dalam karya sastra. Dua jenis tokoh adalah tokoh datar (flash character) dan tokoh bulat (round character).
Tokoh datar ialah tokoh yang hanya menunjukkan satu segi, misalny6a baik saja atau buruk saja. Sejak awal sampai akhir cerita tokoh yang jahat akan tetap jahat. Tokoh bulat adalah tokoh yang menunjukkan berbagai segi baik buruknya, kelebihan dan kelemahannya. Jadi ada perkembangan yang terjadi pada tokoh ini. Dari segi kejiwaan dikenal ada tokoh introvert dan ekstrovert. Tokoh introvert ialah pribadi tokoh tersebut yang ditentukan oleh ketidaksadarannya. Tokoh ekstrovert ialah pribadi tokoh tersebut yang ditentukan oleh kesadarannya. Dalam karya sastra dikenal pula tokoh protagonis dan antagonis. Protagonis ialah tokoh yang disukai pembaca atau penikmat sastra karena sifat-sifatnya. Antagonis ialah tokoh yang tidak disukai pembaca atau penikmat sastra karena sifat-sifatnya.

karya ilmiah

Karya Ilmiah

.
Pengertian Karya Ilmiah
A. Pengertian dari Ahli Bahasa
Karya Ilmiah terbagi atas karangan ilmiah dan laporan ilmiah. Karangan ilmiah adalah salah satu jenis karangan yang berisi serangkaian hasil pemikiran yang diperoleh sesuai dengan sifat keilmuannya. Suatu karangan dari hasil penelitian, pengamatan, ataupun peninjauan dikatakan ilmiah jika memenuhi syarat sebagai berikut :

wawancara

pengertian wawancara
Posted in Label: Bahasa Indonesia
02:07
Wawancara ialah tanya jawab antara pewawancara dengan yang diwawancara untuk meminta keterangan atau pendapat mengenai suatu hal. Wawancara dapat dilakukan oleh direksi kepada pelamar pekerjaan, pelanggan atau pihak lainnya.

Penokohan Dan Alur dalam Sebuah Cerita/Drama

cara pengarang menggambarkan watak tokoh:
*penjelasan langsung pengarang
*dialog antar tokoh
*tanggapan/reaksi dari tokoh lain terhadap yokoh utama
*pikiran2 hati tokoh
*lingkungan di sekitar tokoh, penampilan tokoh(rapi, bersih, teratur)
*bentuk fisik tokoh
*tingkahlaku, tindakan tokoh/ reaksi tokoh terhadap suatu masalah.

Contoh Notulen

Notulen Rapat Reuni SMA 70
Ke 3

Hari, tanggal : Kamis, 20 Agustus 2009
Waktu : 19.00 - 22.00
Tempat : Kantor Law Firm Andi & Partners (Pondok Indah Plaza 2 Blok 35-36)
Peserta : Muchlis, Nufransa, Wiwin, Desti, Riri, Hellen, Chico, Krismanto, Toto, Erwin
Desy, Getty

Rapat kemarin diawali dengan presentasi Chicho dari sie acara, yang mengajukan tema reuni, logo dan konsep acara.

- Dari beberapa tema yang diajukan, diputuskan untuk menggunakan tema 89 back to 70 dengan pertimbangan mudah diingat, menarik dan menggambarkan angkatan 89 yg sebagian besar kelahiran tahun 1970 akan kembali ke SMA 70

- Untuk logo, awalnya ada beberapa bentuk yang diajukan oleh Chicho, namun dengan masukan dari Otnam (Krismanto) ada logo yang selalu dipakai pada 4x reuni terdahulu yang terdapat gambar jabat tangan. Oleh karena itu untuk logo ini Manto dan Chicho akan bertemu di hari sabtu atau minggu untuk menyelesaikan logo (tidak menggunakan logo yg sama dengan reuni-reuni yg sebelumnya, melainkan akan dimodifikasi)

- Susunan acara secara garis besar:
· Undangan datang membawa karcis/tiket yang terdiri dari beberapa bagian yang dapat ditukar dengan minuman dan snack dan untuk doorprice
· harus ada acara "ice breaking" yang bertujuan untuk mencairkan suasana
contoh tiap orang mengumpulkan 10 orang teman, yang jika berhasil akan mendapatkan reward. Masih dibutuhkan banyak masukan untuk games ice breaking ini.
· Sambutan-sambutan : Ketua Panitia; Mantan Kepala Sekolah; Kepala Sekolah aktif
· Pemutaran Video/Foto-foto nostalgia semasa SMA atau Storyboard kegiatan
· Pemberian apresiasi kepada mantan kepala sekolah dan guru-guru
à bentuknya masih belum ditentukan dan perlu banyak masukan dari
teman-teman, ada usul untuk memberikan lukisan karikatur dari guru
ybs
· Acara ”Buka Aib” dimana beberapa teman diminta untuk menceritakan pengalaman-pengalaman yang berkesan pada masa SMA (acara ini hanya untuk lucu-lucuan, bukan membuka aib dalam arti sebenarnya)
à acara ini juga masih tentative dan sangat terbuka atas masukan ide
lain dari teman-teman
· Acara Santai ; Band, PKC, PS, makan-makan, fota-foto
· Pembacaan Do'a

- Berkaitan dengan acara, ada beberapa hal yang masih menjadi bahan diskusi :
· MC : apakah akan menggunakan alumni atau menggunakan MC dari luar
à kalau alumni pertimbangannya ybs tidak bisa sepenuhnya menikmati acara reuni karena harus ’bekerja’; sedangkan untuk menghindari mahalnya tarif MC dari luar, rencananya akan menggunakan penyiar radio yang tarifnya relatif lebih murah
· Performance
à ada rencana akan melibatkan alumni untuk tampil lagi dalam acara ini, seperti vocal group; PKC; theater; band
à acara puncak : undang artis ?????

Kamis, 24 Maret 2011

Drama
Drama (Yunani Kuno: δρᾶμα) adalah satu bentuk karya sastra yang memiliki bagian untuk diperankan oleh aktor. Kosakata ini berasal dari Bahasa Yunani yang berarti "aksi", "perbuatan".
Drama bisa diwujudkan dengan berbagai media: di atas panggung, film, dan atau televisi. Drama juga
PERPISAHAN
Perpisahan ……..
Kalimat ini kalimat biasa
Dia bukan puisi
Bukan pula prosa
Kalaupun disebut puisi
Itu sekedar puisi tanpa isi
Kalaupun disebut prosa
Itu sekedar cetusan rasa.
Perpisahan …….

Bahasa Indonesia kelas XI

Drama
Drama (Yunani Kuno: δρᾶμα) adalah satu bentuk karya sastra yang memiliki bagian untuk diperankan oleh aktor. Kosakata ini berasal dari Bahasa Yunani yang berarti "aksi", "perbuatan".
Drama bisa diwujudkan dengan berbagai media: di atas panggung, film, dan atau televisi. Drama juga
Notulen Rapat Reuni SMA 70
Ke 3

Hari, tanggal : Kamis, 20 Agustus 2009
Waktu : 19.00 - 22.00
Tempat : Kantor Law Firm Andi & Partners (Pondok Indah Plaza 2 Blok 35-36)
Peserta : Muchlis, Nufransa, Wiwin, Desti, Riri, Hellen, Chico, Krismanto, Toto, Erwin
Desy, Getty

Rapat kemarin diawali dengan presentasi Chicho dari sie acara, yang mengajukan tema reuni, logo dan konsep acara.

-       Dari beberapa tema yang diajukan, diputuskan untuk menggunakan tema 89 back to 70 dengan pertimbangan mudah diingat, menarik dan menggambarkan angkatan 89 yg sebagian besar kelahiran tahun 1970 akan kembali ke SMA 70